Showing posts with label Saham. Show all posts
Showing posts with label Saham. Show all posts

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Akan Menerbitkan Surat Hutang

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Akan Menerbitkan Surat Hutang PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menjajaki penerbitan obligasi rupiah untuk membiayai belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 1,3 triliun, berbeda dari rencana semula, yaitu penerbitan surat utang jangka menengah, atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dalam dolar Singapura. Hubungan Investor SSIA mengatakan perubahan rencana ini melihat perkembangan situasi, sebab pasar obligasi domestik saat ini dinilai lebih baik. Awalnya SSIA berencana merilis MTN di kuartal I sekitar SGD 50-100 juta. 
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Menyiapkan Penerbitan Obligasi
Di kuartal I, perseroan mengantongi pinjaman bank Rp 500 miliar dan baru sebagian terpakai untuk pengembangan lahan industri di Karawang. Modal akan digunakan untuk akuisisi lahan Rp 500 miliar, pengembangan hotel dan perkantoran Rp 350 miliar, dan sisanya untuk pengembangan properti dan anak usaha. Tahun ini SSIA masih akan fokus mengembangkan kawasan industri di Karawang

United Tractors Membukukan Penurunan Kinerja Operasional

United Tractors 

United Tractors (UNTR) mencatat penurunan sebesar 34,6% YoY penjualan alat berat di 1Q16 untuk 499 unit dibandingkan 1Q15 ini 763 unit. perusahaan menerima demand lebih sedikit, kecuali dari sektor konstruksi. pertambangan kontraktor yang dipesan 6,6% yoy penurunan volume overburden removal di 1Q16 dan 3,9% yoy penurunan produksi batubara di 1Q16. Its rasio pengupasan penurunan ke 6.5x Maret 2016 (vs 7.1x Maret 2015). (Perusahaan pengumuman)

PTPP akan Mencari Dana Hingga Rp 7 Triliun

PTPP akan Mencari Dana Hingga Rp 7 Triliun
PTPP akan Mencari Dana Hingga Rp 7 Triliun - PT PP Tbk (PTPP) berencana mencari dana Rp 11 triliun tahun ini untuk memperluas ekspansi dan mengerjakan proyek-proyek yang diperoleh. Direktur Utama PTPP mengatakan bahwa tahun ini pihaknya menganggarkan belanja modal (capital expenditure/ capex) Rp 2,85 triliun.

BI Rate Turun, Risiko Investasi Membaik

BI Rate Turun, Risiko Investasi Membaik

BI Rate Turun, Risiko Investasi Membaik -Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) ke level 6,75% berimbas pada risiko investasi di Indonesia. Hal ini tercermin dalam angka credit default swap (CDS) Indonesia yang membaik 19,48% dibandingkan akhir 2015 menjadi 185,11 (tenor 5-tahun). Pemangkasan suku bunga BI menyebabkan persepsi investor terhadap risiko berinvestasi membaik. Selain itu, faktor eksternal yang mempengaruhi adalah keputusan Bank Sentral Amerika Seikat (the Fed) menunda kenaikan suku bunga acuan di bulan Maret, dimana kenaikan suku bunga the Fed yang tidak dilakukan secara agresif menyebabkan persepsi terhadap negara berkembang (termasuk Indonesia) membaik. 

Bank Indonesia Kembali Turunkan Suku Bunga


BI Kembali Turunkan Suku Bunga - Hasil rapat pertemuan Dewan Gubernur Bank Indonesia kemarin akhirnya memutuskan untuk kembali memangkas suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 bps untuk ketiga kalinya tahun ini. Alhasil, BI Rate saat ini berada pada level 6,75% dan lending serta deposit facility juga ikut diturunkan 25bps ke level masing-masing 4,75% dan 7,25%. Keputusan Bank Indonesia tersebut hanya berselang satu hari dengan keputusan the Fed AS yang masih enggan untuk kembali menaikkan FFR sehingga membuat pasar finansial tanah air masih bergerak positif.